JFG on Pict bag I

JFG1
Bu Aziz, Pak Aziz, Mas Wiwien dan Bu Wiwien

JFG2
Hadirin 1

JFG3
Hadirin 2

JFG4
Hadirin 3

JFG5
MC sedang bersiap

JFG6
Kameraman

JFG7
Hadirin 3

JFG 8
Pak Sukardi, Pak Priyanto dan 2 hadirin lain

Grafting Bor Pada Adenium

Apa bagusnya Grafting Bor…? Kenapa harus Grafting Bor…? Dan mungkin banyak lagi pertanyaan yang akan muncul berkisar grafting dengan cara bor ini. Apakah ini suatu metoda baru? Tidak, ini bukan suatu metoda grafting baru, grafting dengan cara bor sudah lama dikenal oleh trainner bonsai, hanya saja grafting bor pada Adenium sedikit dimodifikasi sesuai dengan struktur batang adenium itu sendiri. Bila pada bonsai berkayu keras, kita dapat melakukan grafting bor langsung dengan mengunakan bor tangan atau bor listrik dengan mata bor yang disesuaikan dengan besarnya entres yang hendak di grafting. Tapi pada adenium yang berbatang kayu semu seperti umumnya pohon sukulen, akan sangat mudah busuk dan rusak bila dilakukan pengeboran dengan alat bor pada umumnya.

 

1. Peralatan.

Untuk melakukan Grafting Bor pada Adenium, kita memerlukan peralatan sbb;

1.a. Pipa Aluminium atau pipa stainless yg besarnya sesuai dengan entress yang akan digrafting. Pipa pipa tersebut kemudian diasah pada salah satu ujung bagian dalamnya sehingga menjadi tajam dan rata. Pengasahan pipa dapat dilakukan dengan menggunakan amplas. Pipa ini dianjurkan disiapkan dalam beberapa ukuran, mengingat entress yang akan kita grafting pun bervariasi besarnya.

1.b.Pisau kecil yang tajam dan runcing. Pisau yang dapat digunakan seperti pisau untuk pengrajin (hobbies tools set) yang dapat diperoleh di toko perkakas atau pisau bedah yang dapat diperoleh di toko alat alat kedokteran.

1.c.Lem yang kuat dan cepat kering, lem yang biasa digunakan disini adalah Power Glue.

1.c.a Alkohol, untuk menstrerilkan alat alat diatas yang akan dipakai untuk grafting.

1.c.b. Kain yang bersih dan kering atau tissue.

 

2. Cara Kerja.

Berikut ini adalah langkah langkah untuk melakukan Grafting Bor.

2.a. Siapkan pohon dan entress yang akan digrafting. Bersihkan permukaan pohon yang akan dibor dengan kain yang bersih, tapi jangan sampai melukai.

2.b. Bersihkan peralatan yang telah disiapkan dengan cara merendam dalam alkohol dan biarkan kering (bisa dibantu dengan membakarnya pakai korek api gas).

2.c. Pilih pipa yang besarnya sesuai dengan entress yang akan digrafting, lalu tancapkan secara tegak-lurus pada pohon dititik dimana entress akan ditempelkan sedalam kurang lebih 3-5mm, lalu dicabut keluar. Batang pohon bekas tancapan pipa akan terpotong membentuk bulatan sebesar diameter pipa.

2.d. Ambil pisau kecil yang telah disiapkan dan bersihkan potongan pohon dari pipa sedalam yang kita tancapkan.

2.e. Ambil entress yang telah kita siapkan, potong sedikit ujung entress tersebut dan tancapkan ke lubang pada pohon yang telah kita buat secara tegak lurus, apabila keluar getah bersihkan dengan kain atau tissue yang telah disediakan. Lalu teteskan Power Glue pada batas sambungan dan tiup hingga kering.

2.f. Lakukan langkah langkah diatas (2.c. hingga 2.e.) untuk entress entress lain yang akan digrafting.

2.g. Taruh pohon yang sudah selesai digrafting pada tempat sedikit ternaungi dan tidak terkena hujan selama seminggu agar entress yang disambung tidak mudah layu.

 

3. Kekurangan dan kelebihan Grafting Bor.

Segala sesuatu hal didunia ini selalu ada plus minusnya, tidak terkecuali pada metoda Grafting Bor.

Kelebihan dari Grafting Bor.

Kelebihan dari metoda grafting antara lain, tidak adanya bekas luka yang menandakan kalau entress yang kita graftingkan adalah graftingan. Akan bagus bila diterapkan pada penambahan cabang untuk pembentukan bonsai yang kita bentuk, misalnya untuk mengisi kekosongan ruang pada dimensi bonsai atau untuk sekedar menambahkan anak cabang, sehingga memiliki percabangan yang lebih banyak sesuai dengan yang kita inginkan.

Penbentukan percabangan yang tidak mungkin kita dapat dari pertumbuhan alami pohon atau yang terlalu lama ditunggu pada pertumbuhannya.

 

Kekurangan dari Grafting Bor.

Kekurangan dari grafting bor adalah diperlukannya suatu ketelitian dalam prosesnya sendiri. Tidak seperti proses metode grafting lainnya, pada grafting bor kita harus membersihkan lubang bor pada pohon yang kita buat dengan ektra hati hati dan teliti agar tidak merusak jaringan pohon yang bisa mengakibatkan pembusukan. Entress yang ditempelkan pada grafting bor cenderung lebih gampang lepas dibanding metoda lainnya sehingga dari proses grafting hingga entress telah menempel pada pohon harus diperhatikan agar pohon tidak digoyang atau tersentuh. Menurut pengalaman entress akan menempel cukup kuat setelah minimal 1 bulan.

 

Selamat Mencoba!

 

Adenium Bergaya Beringin

 

Untuk pembentukan Adenium dengan gaya beringin, diperlukan ;

Hormon perangsang penumbuh akar.

Kantong plastik kecil untuk pencangkokan.

Kawat untuk tracking.

 

Cara pembuatannya sederhana, siapkan pohon yang akan dibentuk, disarankan pohon dengan percabangan yang cukup banyak dan seimbang. Sayat sedikit pada titik di cabang dimana akar akan dimunculkan, lalu oleskan hormone peransang penumbuh akar. Biarkan luka agak mongering kemudian bungkus plastic yang telah diisikan media tanam layaknya mencangkok pohon. Suntikan larutan B1 untuk mempercepat perakaran bila media kering. Setlah 4 – 6 minggu akar akar muda akan keluar dari sayatan cabang yang dicangkok tadi, tata akar sedemikian rupa, buang yang kelebihan atau tidak perlu. Usahakan akar menyentuh media tanam. Lakukan tracking bila perlu. 3 minggu pertama akar harus sering disemprot dengan larutan NPK seimbang yang encer, dimaksudkan agar akar tidak kering dan mati.

 

Adenium dengan Gaya Kulit Pohon Tua

 

Jika kita mempunyai adenium dengan kulit yang cacat pada cabang / batangnya, mungkin gampang saja mengobatinnya, yaitu tinggal dipotong habis sebatas cacatnya tadi. Lalu bagaimana bila cacat kulit tersebut pada bonggol…? Adinum tentu akan kelihatan lebih jelek lagi.

Nah coba ikuti yang satu ini, cukup menyediakan fungisida dalam bentuk serbuk dan sebilah pisau yang tajam. Tapi perlu diingat, untuk melakukan ini, kondisi pohon harus dalam keadaan sehat, yaitu dengan ditandainya yang bonggol keras. Lalu bagaimana dengan pohon yang terserang busuk bonggol…? Dianjurkan untuk menyembuhkannya lebih dahulu baru dibuat gaya ini, karena ada pengalaman pohon yang bonggolnya terserang penyakit tidak kuat untuk dibentuk gaya ini.

Cara pembuatannya sederhana, kuliti pohon sebatas yang diinginkan dan membentuk rupa yang seartistik mungkin. Batas bawah pengulitan minimal 5mm diatas media tanam. Setelah pengulitan selesai segera taburi fungisida pada luka, lalu taruh pohon pada tempat yang ternaungi selama kurang lebih 5 hari dan kemudian jemur seperti biasa. Perlu diingat, penyiraman diusahakan jangan sampai kena luka dan jangan biarkan pohon kehujanan. Pohon Adenium dengan gaya Kulit Pohon Tua sangat rentan terhadap basah yang berlebihan, karena kulit yang ada sebenarnya adalah batang kayu semu yang telah mongering sehingga akan sangat riskan terhadap serangan jamur bila basah yang berlebihan dan berkelanjutan.

 

Materi ini disampaikan oleh Fendi Salim
Pada acara Jogya Family Gathering Ke-2 di Kondang Nursery Jalan Ketandan Yogyakarta tanggal 30 Desember 2007.

Apa sich pemuliaan itu ?

  • Aplikasi dari prinsip-prinsip genetik dan kegiatan untuk mengembangkan kultivar menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat (Schlegel, 2003)
  • Bidang ilmu yang terkait, antara lain:agronomi, botani, genetika,patologi, entomologi, biokimia, statistik dll.
  • Pemuliaan tanaman hias antara lain bertujuan untuk memperoleh jenis-jenis baru yang mempunyai sifat-sifat yang menarik dan menguntungkan (Irawati, 1982)

 

Memuliakan tanaman….HOW?

Persyaratan pengetahuan :

  • Mengenal botany/sistematika tanaman
  • Mengenal biologi bunga tanaman
  • Mengenal siklus hidup dan fisiologis tanaman
  • Mengenal agronomi tanaman.
  • Mengetahui selera masyarakat
  • Mempunyai “sense” untuk mencipta sebuah trend.

Persyaratan teknis :

  • Mempunyai sumber keragaman sebagai indukan.
  • Mempunyai ketrampilan dan kesabaran.

 

Apa sich kegiatan pemuliaan?

Keragaman

Alami

  • Mengkoleksi jenis-jenis yang sudah ada di alam

Buatan

  • Meradiasi biji
  • Memberikan zat kimia, seperti kolkisin, EMS

Seleksi

  • Dasar seleksi adalah disesuaikan dengan tujuan, sehingga ada kriteria yang sudah ditentukan oleh pemulia
  • Macam seleksi :
  • Seleksi masa
  • Seleksi keturunan

Hibridisasi

  • Merupakan kegiatan untuk mengkombinasikan sifat-sifat yang diinginkan dari individu yang berbeda ke dalam satu individu
  • Metode yang dapat ditempuh :
  • Konvensional : persilangan biasa
  • Modern : transgenic

 

Persilangan

Sangat tergantung dari tipe tanaman :

  • Menyerbuk sendiri (self polinated crops)
  • Menyerbuk silang (open polinated crops)
  • Dapat terjadi secara alami dan juga secara buatan/disengaja
  • Berkaitan erat dengan struktur bunga dan biologi bunga
  • Bunga lengkap : bagian2 bunga ada semua
  • Bunga sempurna : dpt melakukan fungsinya

 

Struktur bunga adenium

Apa sich gen itu?

  • Gen adalah informasi genetik yang dimiliki oleh setiap individu yang berfungsi mengendalikan suatu karakter tertentu pada individu.
  • Gen ini diturunkan dari generasi ke generasi secara turun temurun melalui gamet yang dihasilkan oleh individu tsb.
  • Gen ini akan selalu ada dalam individu, hanya saja ekspresinya selalu “on atau off” sesuai dengan waktu dan tempat.

 

Bagaimana mengetahui jumlah gen yang mengendalikan satu karakter?

  • Dengan melihat hasil persilangan yang telah dilakukan :
  • Bila hanya 1 gen saja, maka hasil yang diperoleh hanya mempunyai maksimum 3 macam kemungkinannya.
    • Misal Aa x Aa, maka keturunannya akan mempunyai komposisi gen (genotip) : AA; Aa; aa
    • Dari ketiga komposisi tersebut ada kemungkinan menghasilkan 3 macam fenotip, atau 2 macam fenotip saja (bila terjadi dominansi A terhadap a)

 

Bagaimana bila yang mengendalikan 2 gen atau lebih?

  • Hasil persilangan yang diperoleh akan sangat bervariasi karena akan sangat tergantung dari kinerja atau interaksi dari gen-gen yang mengendalikan karakter tersebut.
  • Pada dasarnya apabila dikendalikan oleh 2 gen, maka kemungkinan variasi komposisi gen keturunannya adalah sebanyak 16.

 

Persilangan Dihibrid

 

Hibrid

  • Hasil persilangan dari dua tetua yang berbeda selalu disebut sebagai hibrid.
  • Hibrid dapat ditelusuri asal usulnya dengan melihat karakter menonjol yang ada pada hibrid tsb, krn biasanya karakter tsb dimiliki oleh induknya juga
  • Perlu hati-hati dalam menelusuri asal usul suatu hibrid
  • Cara molekuler/bioteknologi adalah cara yang akurat untuk menelusur asal usul suatu hybrid

 

Dapatkah hibrid dijadikan indukan?

  • Pada dasarnya hibrid dapat dijadikan indukan, hanya saja hasil persilangan yang diperoleh tidak dapat diprediksi.
  • Polen dari hibrid dapat bersifat steril. Hal ini sebagai akibat interaksi dari gen-gen tetuanya ataupun komposisi genetik yang dimiliki oleh hibrid tersebut.

 

Penutup

  • Jenis-jenis baru dapat dihasilkan melalui pemuliaan Adenium
  • Pemuliaan Adenium dapat dilakukan oleh siapa saja.
  • Pemuliaan Adenium dapat dilakukan secara konvensional dan mutasi
  • Persilangan Adenium memungkinkan terjadinya kombinasi karakter-karakter baru.
  • Pemuliaan bukan merupakan suatu pekerjaan proyek melainkan suatu pekerjaan rutin.

Materi ini disampaikan oleh Dr. Ir. Aziz Purwantoro MSc., Fakultas Pertanian , Universitas Gadjah Mada,
Pada acara Jogya Family Gathering Ke-2 di Kondang Nursery Jalan Ketandan tanggal 30 Desember 2007.

Happy Birthday

Happy Birthday
Potong Kuenya.. potong kuenya!!

 Happy Birthday
Happy birthday to you…. happy birthday to you!!!

Kel Mas Fendi Saliem dan Mas Murjito datang ke Jogja
Turi, 29 Desember 2007

Fendi 3
Bu Fendi, Bu Murjito dan Bu Rini

Fendi 2
Mas Fendi dan Mas Murjito

100_0950-small.jpg
Bu Fendi, Bu Murjito dan Bu Rini bermain dengan anak-anak

Fendi 5
Anak-anak bermain di ruang tamu

Fendi7
Anak-anak bermain di ruang tamu

Koordinasi Panitia JFG
Minomartani 28 Desember 2007

Snack
Hidangan Sore

Meeting1
Mas Adhy, mBak Nunung dan Pak Sukardi

Meeting2
Pertemuan di teras

Meeting3
Mas Wied dan mBak Tharie

Meeting4
Mas Adhy dan mBak Nunung

Meeting 5
Whyda, Indra dan Mas Wied

Meeting 6
Rini, Whyda dan Indra

Meeting 7
Mas Wied, mBak Tharie, Mas Adhy dan mBak Nunung

Dunia Adenium Indonesia khususnya Jogja, kehilangan lagi satu orang tokohnya dengan berpulangnya Bapak Aris Budiman, pemilik Watu Putih Nursery Yogyakarta karena sakit di RS Panti Rapih, Yogyakarta Minggu 23 Desember 2007 pukul 22.00 WIB.

Bagi Pecinta Adenium, Adeng, sapaan akrabnya dikenal sebagai pecinta dan pakar yang komentar dan pemikirannya menjadi sumber inspirasi bagi para hobiis dan menjadi sumber berita bagi media-media tanaman hias. Dan pada JFG 1 di Turi 17 Mei 2007, beliau menjadi salahsatu narasumber.

Keluarga besar JFG mengucapkan turut berdukacita dan semoga almarhum diterima di sisiNya, dan keluarga besar yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan kekuatan.

Dengan proses training (pembentukan), pohon adenium bakal tampil makin oke. Inner beauty-nya lebih terekspos. Caranya gampang kita hanya perlu menyediakan pohon kamboja jepang berpenampilan tidak beraturan ………(Adeng, 2007, Flona serial bunga-bonggol adenium gaya bonsai, Majalah Flona).  ….. Sebelum kita menentukan batang induk, perhatikan alur, dimensi dan komposisi ………

Ah seandainya semua itu dapat dipraktekkan langsung, pasti akan lebih mudah lagi dipahami apa itu yang disebut alur, dimensi, dsb, dsb.

JADI MENGAPA TIDAK HADIR SAJA DI JFG2 ?

Dipandu oleh Bp. Sukris, yang juga seorang juri lomba adenium, kita akan praktek langsung bagaimana MEMPERCANTIK ADENIUM. Jangan kuatir, di JFG2 kita BUKAN secara bersama-sama NONTON Pak Sukris yang sedang mempercantik adenium, tapi secara langsung kita terlibat dalam praktek mempercantik adenium.  

Di JFG2 kita bisa bertemu para pakar dan dedengkot KONTES ADENIUM. Baik yang berasal dari Jogja, Balikpapan , maupun rombongan Surabaya . Tentu akan menarik bila bisa terlibat diskusi langsung.

Kalau selama ini kita hanya bisa mengagumi gambar-gambar indah nan cantik koleksi rekan kita, pak Henky Kurniawan, di JFG2 kita akan bertemu beliau untuk bertanya langsung. Bagaimana semua itu dibentuk, bagaimana proses awal menumbuhkan adenium di batu, dst, dst.

Jadi kenapa tidak buruan DAFTAR  JFG2 ? Setelahnya, membuat arabicum cabang seribu bukan hal yang sulit lagi  ………. Percayalah.

Kita juga bisa bertatap muka dan berdiskusi langsung dengan pakar pemuliaan tanaman dan bioteknologi, Dr. Ir. Aziz Purwanto, M.Sc. di pertemuan JFG2 .

KAPAN, DIMANA, BIAYA ?.  JFG2 akan kami selenggarakan,

Tgl.                  :  30 Desember 2007

Pukul                :  09.30 WIB – sampai selesai. (sudah lapor pak RT, boleh nginep)

Tempat             :  Kondang Nurseri Jogjakarta ,

                           Jl. Ketandan ( belakang Ramayana Dept Store ) Malioboro Yogyakarta.

Biaya                : GRATIS….!!!

Kecuali,  bagi yang menghendaki kaos JFG dan praktek membentuk Adenium impian kontribusi peserta Rp. 100.000/org .

Kontribusi peserta harap ditansfer ke rekening : Bank Mandiri Diponegoro Yogyakarta No. Acc 137-000057154-3 a.n. Rr. Sri Nurweningtyas.

Ayo tunggu apa lagi ? SEGERA DAFTAR  ..!!! Tempat terbatas….

Tharie Wie

« Previous PageNext Page »